Breaking News
Loading...

New Design

Gallery

Post By Leable List

Recent Post

Saturday, October 10, 2020
3 Puisi Terbanyak yang Sempat Ditulis

3 Puisi Terbanyak yang Sempat Ditulis

Sajakcinta.xyz - Apakah puisi itu? Apa puisi yang bagus? Puisi- puisi ini menanggapi pertanyaan-pertanyaan ini. Dari yang sangat kecil sampai yang terbanyak, puisi-puisi dalam catatan ini terbatas pada yang aslinya ditulis dalam bahasa Inggris serta di dasar 50 baris, tidak tercantum puisi semacam Homers Iliad, "Raven" karya Edgar Allan Poe, Divine Comedy Dante Alighieri, serta epik tiruan Lord Byron, Don Juan.

Tiap puisi diiringi dengan sebagian analisis pendek. Banyak puisi serta penyair yang bagus wajib ditinggalkan dari catatan ini. Di bagian pendapat di dasar, silakan tambahkan ataupun buat catatan Kamu sendiri. Kamu pula bisa mengirimkan analisis puisi klasik ke submissions@classicalpoets. org. Mereka hendak dipertimbangkan buat diterbitkan di website Agen Casino Sbobet Indonesia saat ini.

1. "Sonnet 18" oleh William Shakespeare (1564 - 1616)
  • Haruskah saya membandingkanmu dengan hari masa panas?
  • Engkau lebih menawan serta lebih bersahaja:
  • Angin kencang mengguncang kuncup kesayangan bulan Mei,
  • Serta masa sewa masa panas sangat pendek:
  • Terkadang sangat panas mata surga bersinar,
  • Serta acapkali warna emasnya redup;
  • Serta tiap adil dari adil kadang- kadang menyusut,
  • Secara kebetulan, ataupun arah alam yang berganti, tidak terpotong;
  • Tetapi masa panasmu yang kekal tidak hendak pudar
  • Pula tidak kehabisan kepemilikan yang adil itu;
  • Kematian pula tidak hendak membual kalian mengembara di dasar naungannya,
  • Kala dalam garis kekal ke waktu engkau berkembang;
  • Sepanjang laki- laki dapat bernapas ataupun mata dapat memandang,
  • Ini usia panjang, serta ini memberimu hidup.
2. "Holy Sonnet 10: Death, Be Not Proud" oleh John Donne (1572-1631)
  • Kematian, jangan sombong, walaupun sebagian sudah memanggilmu
  • Perkasa serta seram, sebab engkau tidak begitu;
  • Untuk mereka yang bagi Kamu hendak Kamu gulingkan
  • Jangan mati, Kematian yang malang, serta kalian belum dapat membunuhku.
  • Dari rehat serta tidur, yang kecuali gambar-Mu,
  • Banyak kesenangan; hingga darimu lebih banyak lagi yang wajib mengalir,
  • Serta lekas laki-laki terbaik kami bersamamu berangkat,
  • Sisa tulang mereka, serta pengiriman jiwa.
  • Engkau budak takdir, peluang, raja, serta orang putus asa,
  • Serta tinggal dengan toksin, perang, serta penyakit,
  • Serta poppy ataupun jimat dapat membuat kita tidur juga
  • Serta lebih baik dari pukulanmu; Kemudian kenapa kalian membesar?
  • Satu kali tidur pendek, kita bangun selamanya
  • Serta kematian tidak hendak terdapat lagi; Kematian, kalian hendak mati.
3. "Daffodils" oleh William Wordsworth (1770-1850)
  • Saya mengembara kesepian semacam awan
  • Itu mengapung di lembah serta bukit yang besar,
  • Kala sekalian aku memandang kerumunan,
  • Tuan rumah, bunga bakung emas;
  • Di samping danau, di dasar pepohonan,
  • Berkibar serta menari tertiup angin.
  • Terus menerus semacam bintang yang bersinar
  • Serta binar di bima sakti,
  • Mereka membentang dalam garis yang tidak sempat berakhir
  • Di sejauh tepi teluk:
  • 10 ribu orang memandang aku sekilas,
  • Melemparkan kepala mereka dengan tarian lincah.
  • Ombak di samping mereka menari; tetapi mereka
  • Mengalahkan ombak yang berkilauan dengan gembira:
  • Seseorang penyair tidak dapat tidak jadi gay,
  • Di industri jocund semacam itu:
  • Saya memandang—serta memandang—tetapi sedikit berpikir
  • Kekayaan apa yang sudah dibawa pertunjukan itu kepada aku:
  • Acapkali, dikala di kursi saya berbaring
  • Dalam atmosfer hati yang kosong ataupun termenung,
  • Mereka berkedip di atas mata batin itu
  • Yang ialah kebahagiaan dari kesunyian;
  • Serta setelah itu hatiku dengan bahagia hati terisi,
  • Serta menari dengan bunga bakung. 
Saturday, July 18, 2020
no image

Anak Hujan oleh - sajakcinta.xyz

Halo sahabat selamat datang di website sajakcinta.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Anak Hujan oleh - sajakcinta.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

dalam hujan,
adakah rumah sederhana
yang bisa disinggahi
sekedar untuk berteduh, sesaat saja
bagi anak cintaku yang menggigil,
yang ditinggal ibunya?

bisa kau lihat matanya yang bening
air mukanya yang cerah dan menyenangkan
atau bisa kau dengar sendiri
suaranya yang menggemaskan
atau kau juga bisa merasakan
sesal hujan yang mengguyur tubuh mungilnya
meraung-raung di langit sajak
lalu berhenti sejenak

hujan melihatnya dengan mata yang sungguh,
bahwa ia hanya ingin rumah sederhana
untuknya berteduh, yang sederhana saja
tapi tak ada, ia masih terlampau belia
jika harus mengusung luka pada perasaan dan pundaknya
yang kecil, yang rapuh, dan yang tak terlindung

lalu hujan turun dan berkata,
berteduhlah padaku anak cinta
di mataku yang dibasahi airmata.

Itulah tadi informasi dari poker idn mengenai Anak Hujan oleh - sajakcinta.xyz dan sekianlah artikel dari kami sajakcinta.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Wednesday, July 15, 2020
no image

Selamat Tinggal Clara oleh - sajakcinta.xyz

Halo sahabat selamat datang di website sajakcinta.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Selamat Tinggal Clara oleh - sajakcinta.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Cukup aku mencintaimu saja dalam diam,
Lalu mematikan seluruh harap dalam dada,
Lantas sebait tanya mengusik benakku,

Pernahkah aku terlintas di pikiranmu saat kau tak rindu aku?

kau lihat jendela yang basah itu,
Manakah yang lebih tabah,
‘Hujan Bulan Juni’ tuan Sapardi,
Ataukah Hujan Rinduku yang membasahi sajak-sajak saat menuliskan tentangmu,

Monday, June 29, 2020
no image

Sajak Tubuh Cinta oleh - sajakcinta.xyz

Halo sahabat selamat datang di website sajakcinta.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Sajak Tubuh Cinta oleh - sajakcinta.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hai Kekasih,
10 jemariku menghitung hari.
Mataku memantau selir waktu.
Kakiku menapaki kerinduan.
Otakku melingkari dirimu.
Bibirku membilang namamu.
Hatiku merambah cintamu.

Sekujur tubuhku dilumuri oleh peluk hangatmu.
Yang tak nampak wujudnya.
Namun rasanya mendekap erat.

Adalah rasa yang tak pernah aku bayangkan.
Benih rindu dan cinta ini menelusuk ragaku.
Sampai aku tak tahu bagaimana cara menghilangkan dirimu dalam diriku.

Itulah tadi informasi mengenai Sajak Tubuh Cinta oleh - sajakcinta.xyz dan sekianlah artikel dari kami sajakcinta.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Thursday, June 25, 2020
no image

Kabut bisu suryakencana oleh - sajakcinta.xyz

Halo sahabat selamat datang di website sajakcinta.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kabut bisu suryakencana oleh - sajakcinta.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Melangkahlah penuh kepastian berlarilah meninggalkan kesendirian.

Bersama derap langkah mereka yang berani bangkit melawan keterpurukan.

Melangkahlah biarpun hari ini tidak secerah kemarin,
Bergeraklah hingga mentari merasa malu dengan ambisimu.

Menyatulah sejenak dengan alam dan pemilik semesta hari ini.

Biarlah Langit hari ini muram, pertanda hujan memaksa turun dimusim peralihan.

Namun bila Kabut bisu suryakencana mulai turun perlahan menyelimuti si cantik yang sedang indah di akhir september, abaikan saja..

Biarlah si bisu mencintai si cantik tanpa bersuara.

Perhatikan caranya merambat dengan anggun, dan perlahan dia turun untuk menjamahinya.

Jangan percaya bisikan angin yang melantunkan sajak tentang rasa.
Karena rasa akan menghilang perlahan bersama kesunyian..

Itulah tadi informasi mengenai Kabut bisu suryakencana oleh - sajakcinta.xyz dan sekianlah artikel dari kami sajakcinta.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Main Post

Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2017 sajakcinta - Kumpulan pantun,puisi cinta All Right Reserved